Teknologi Hardisk

Sejarah Hardisk
Hardisk merupakan piranti penyimpanan sekunder dimana data disimpan sebagai pulsa magnetik pada piringan metal yang berputar yang terintegrasi. Data disimpan dalam lingkaran konsentris yang disebut track. Tiap track dibagi dalam beberapa segment yang dikenal sebagai sector. Untuk melakukan operasi baca tulis data dari dan ke piringan, harddisk menggunakan head untuk melakukannya, yang berada disetiap piringan. Head inilah yang selanjut bergerak mencari sector-sector tertentu untuk dilakukan operasi terhadapnya. Waktu yang diperlukan untuk mencari sector disebut seek time. Setelah menemukan sector yang diinginkan, maka head akan berputar untuk mencari track. Waktu yang diperlukan untuk mencari track ini dinamakan latency.
hd6.jpg
Harddisk merupakan media penyimpan yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan data dalam kapasitas yang besar. Hal ini dilatar belakangi adanya program aplikasi yang tidak memungkinkan berada dalam 1 disket dan juga membutuhkan media penyimpan berkas yang besar misalnya database suatu instansi.  Tidak hanya itu, harddisk diharapkan juga diimbangi dari kecepatan aksesnya. Kecepatan harddisk bila dibandingkan dengan disket biasa, sangat jauh. Hal ini dikarenakan harddisk mempunyai mekanisme yang berbeda dan teknologi bahan yang tentu saja lebih baik dari pada disket biasa.  Bila tanpa harddisk, dapat dibayangkan betapa banyak yang harus disediakan untuk menyimpan data kepegawaian suatu instansi atau menyimpan program aplikasi. Hal ini tentu saja tidak efisien. Ditambah lagi waktu pembacaannya yang sangat lambat bila menggunakan media penyimpanan disket konvensional tersebut.  

Sejarah Perkembangan Harddisk

 Harddisk pada awal perkembangannya didominasi oleh perusahaan raksasa yang menjadi standard komputer yaitu IBM. Ditahun-tahun berikutnya muncul perusahaan-perusahaan lain antara lain Seagate, Quantum, Conner sampai dengan Hewlet Packard’s di tahun 1992.  Pada awalnya teknologi yang digunakan untuk baca/tulis, antara head baca/tulisnya dan piringan metal penyimpannya saling menyentuh. Tetapi pada saat ini hal ini dihindari, dikarenakan kecepatan putar harddisk saat ini yang tinggi, sentuhan pada piringan metal penyimpan justru akan merusak fisik dari piringan tersebut.  

hd1.jpg 

Gambar 1 : Evolusi Teknologi Hardisk Menurut IBM

 Dari gambar tersebut dapat dilihat dari tahun 1984 sampai dengan 2006 mendatang, perkembangan teknologi penyimpanan data berkembang cepat. Mulai dari ukuran mikro untuk penggunaan laptop sampai ukuran normal untuk penggunaan PC Desktop.  

Trend Perkembangan HardDisk

 Trend perkembangan harddisk dapat kita amati dari beberapa karakteristik berikut :  
a. Kerapatan Data/Teknologi Bahan
 Merupakan ukuran teknologi bahan yang digunakan seberapa besar bit data yang mampu disimpan dalam satu satuan persegi. Dalam hal kerapatan data dari awal sampai sekarang terjadi evolusi yang sangat kontras. Pada awal perkembangannya kerapannya sekitar 0.004 Gbits/intetapi pada tahun 1999 labortorium IBM sudah ada sekitar 35.3 Gbits/in2. Tetapi menurut http://www.bizspaceinfotech.com akan diperkenalkan apa yang dinamakan TerraBit density. Harddisk pada awal perkembangannya, bahan yang digunakan sebagai media penyimpan adalah iron oxide. Tetapi sekarang banyak digunakan media thin film. Media ini merupakan media yang lebih banyak menyimpan data dari pada iron oxide pada luasan yang sama dan juga sifatnya yang lebih awet.  

b. Struktur head baca/tulis

 Head baca/tulis merupakan perantara antara media fisik dengan data elektronik. Lewat head ini data ditulis ke medium fisik atau dibaca dari medium fisik. Head akan mengubah data bit menjadi pulsa magnetik dan menuliskannya ke medium fisik. Pada proses pembacaan data prosesnya merupakan kebalikannya.
  hd2.jpg 
Gambar 2 Desain karakteristik kebanyakan head baca/tulis  
Proses baca tulis data merupakan hal yang sangat penting, oleh karena itu mekanismenya juga perlu diperhatikan. Dalam pendahuluan sebelumnya terdapat perbedaan letak fisik head dalam operasinya. Dulu head bersentuhan fisik dengan metal penyimpan. Kini antara head dan metal penyimpan sudah diberi jarak. Bila head bersentuhan dengan metal penyimpan, hal ini akan menyebabkan kerusakan permanen fisik, head yang aus, tentu saja panas akibat gesekan. Apalagi teknologi sekarang kecepatan putar harddisk sudah sangat cepat. Selain itu teknologi head harddiskpun juga mengalami evolusi.  Evolusi head baca/tulis harddisk : Ferrite head, Metal-In-Gap (MIG) head, Thin Film (TF) Head, (Anisotropic) Magnetoresistive (MR/AMR) Heads, Giant Magnetoresistive (GMR) Heads dan sekarang yang digunakan adalah Colossal Magnetoresistive (CMR) Heads. Ferrite head, merupakan teknologi head yang paling kuno, terbuat dari inti besi yang berbentuk huruf U dan dibungkus oleh lilitan elektromagnetis. Teknologi ini diimplementasikan pada pertengahan tahun 1980 pada harddisk Seagate ST-251. Kebanyakan terdapat pada harddisk yang ukurannya kurang dari 50MB. Metal-In-Gap (MIG), merupakan penyempurnaan dari head Ferrite. Biasanya digunakan pada harddisk yang ukurannya 50MB sampai dengan 100MB. Thin Film (TF) heads, berbeda jauh dengan jenis head sebelumnya. Head ini dibuat dengan proses photolothografi seperti yang digunakan pada pembuatan prosessor. (Anisotropic) Magnetoresistive (MR/AMR) Heads, head ini digunakan untuk membaca saja. Untuk penulisannya digunakan head jenis Thin Film. Diimplementasikan pada harddisk ukuran 1GB sampai dengan 30GB. Giant Magnetoresistive (GMR) Heads, merupakan penemuan dari peneliti Eropa Peter Gruenberg and Albert Fert. Digunakan pada harddisk ukuran besar seperti 75GB dan kerapatan tinggi sekitar 10 Gbits/insampai dengan 15 Gbits/in2.
Karena teknologi Giant Magnetoresistive (GMR) mulai ditarik dari pasaran, sebagai penggantinya adalah Colossal Magnetoresistive (CMR).
 Kecepatan Putar Disk
Kecepatan putar pada jaman awal sekitar 3600RPM. Dengan semakin berkembangnya teknologi, kecepatan putar ditingkatkan menjadi 4500RPM dan 5400RPM. Karena kebutuhan media penyimpan yang mempunyai kemampuan tinggi dibuatlah dengan kecepatan 7200RPM yang digunakan pada harddisk SCSI.
 Berikut tabel kecepatan harddisk yang diaplikasikan pada berbagai jenis interface yang berberda :
hd3.jpg 
3. Kapasitas
 Kapasitas harddisk pada saat ini sudah mencapai orde ratusan GB. Hal ini dikarenakan teknologi bahan yang semakin baik, kerapatan data yang semakin tinggi. Teknologi dari Western Digital saat ini telah mampu membuat harddisk 200GB dengan kecepatan 7200RPM. Sedangkan Maxtor dengan Maxtor MaxLine II-nya yaitu harddisk berukuran 300GB dengan kecepatan 5400RPM. Beriringan dengan transisi ke ukuran harddisk yang lebih kecil dan kapasitas yang semakin besar terjadi penurunan dramatik dalam harga per megabyte penyimpanan, membuat hardisk kapasitas besar tercapai harganya oleh para pemakai komputer biasa.  hd4.jpg Gambar 3 Sistem kontrol head  Pada tiap piringan penyimpan terdapat satu head. Untuk menjangkau tengah pinggir piringan digunakan sliders sebagai perantaranya.
hd5.jpg

Teknologi Harddisk masadepan

 Harddisk dimasa mendatang salah satunya dititik beratkan pada kecepatan akses dan kapasitasnya. Hal ini dapat dilakukan dengan mereduksi komponen mekanis dari fisik harddisknya. Komponen mekanis yang tidak mampu bekerja pada frekuensi tinggi digeser dengan komponen yang bersifat elektris yang mampu bekerja dalam orde MHz bahkan GHz.
Dapat dilihat saat ini sudah dirilis berbagai macam media penyimpan elektronis dalam bentuk kecil. Misalnya USB Drive dan MultiMedia Card. Bila nantinya teknologi ini diterapkan dan dapat harganya terjangkau, kemampuan komputer dari sisi kecepatan akses baca/tulis media penyimpan akan meningkat pesat. Otomatis kemampuan PC Server untuk melayani request dari client akan meningkat.
Berikut Ini Beberapa Rangkuman Referensi Singkat Mengenai Hard Disk ;
INTERFACE HARD DISK IDE (Integrated Drive Electronics) ;
standar lama yang masih ada. Murah, dan terintegrasi dengan MB merupakan alasan teknologi ini teta p ada.Jumlah IDE ada 4 buah tiap MBKoneksi dengan kabel pipih 80 pininterface yang bottleneck dan menghambat panas 
SCSI (Small Computer Standard Interface)
Kecapatan 160 mb/detik Jenis SCSI (SCASI I, Wide SCSI, Ultra wide)Menggunakan card tersendiriMB teknologi baru sudah menyertakan card SCSInya .
SCSI biasanya digunakan untuk system server, yang menuntut kinerja tinggi Sistem SCSI dikenal dengan teknologi RAID,sistem penyusunan, penulisan, keamanan dengan beberapa HD.
RAID (Redudancy Array of Independent Disk), merupakan sekumpulan diskdrive yang dianggap oleh OS sebagai drive tunggal.Recovery dan security menjadi prioritas.

Pemasangan Harddisk
Kabel IDE terdapat strip warna merah Power supply ditancapkan bersebelahan atau sejajar dengan warna merah pada kabel IDEJika salah komputer tidak akan bootingLakukan deteksi HD lewat BIOS 
Proses Baca Hardisk 
Saat sebuah sistem operasi mengirimkan data kepada hard drive untuk direkam, drive tersebut memproses data tersebut menggunakan sebuah formula matematikal yang kompleks yang menambahkan sebuah bit ekstra pada data tersebut.Bit tersebut tidak memakan tempat: Di kemudian hari, saat data diambil, bit ekstra tersebut memungkinkan drive untuk mendeteksi dan mengkoreksi kesalahan acak yang disebabkan oleh variasi dari medan magnet di dalam drive tersebut. Kemudian, drive tersebut menggerakkan head melalui track yang sesuai dari platter tersebut. Waktu untuk menggerakkan head tersebut dinamakan “seek time”. Saat berada di atas track yang benar, drive menunggu sampai platter berputar hingga sector yang diinginkan berada di bawah head. Jumlah waktu tersebut dinamakan “drive latency”. Semakin pendek waktu `seek` dan `latency`, semakin cepat drive tersebut menyelesaikan pekerjaannya. Saat komponen elektronik drive menentukan bahwa sebuah head berada di atas sector yang tepat untuk menulis data, drive mengirimkan pulsa elektrik pada head tersebut. Pulsa tersebut menghasilkan sebuah medan magnetik yang mengubah permukaan magnetik pada platter. Variasi yang terekam tersebut sekarang mewakili sebuah data. Membaca data memerlukan beberapa proses perekaman. Drive memposisikan bagian pembaca dari head di atas track yang sesuai, dan kemudian menunggu sector yang tepat untuk berputar di atasnya. Saat spektrum magnetik tertentu yang mewakili data Anda pada sector dan track yang tepat berada tepat di atas head pembaca, komponen elektronik drive mendeteksi perubahan kecil pada medan magnetik dan mengubahnya menjadi bit. Saat drive tersebut selesai mengecek error pada bit dan membetulkannya jika perlu, ia kemudian mengirimkan data tersebut pada sistem operasi. 
hd8.jpg 
Sectors dan Tracks 
Tracks adalah bagian dari sepanjanjang keliling lingkaran dari luar sampai ke dalam.Sedangkan sector adalah bagian dari tracks.Sectors memiliki jumlah bytes yang sudah diatur. 
Ada ribuan sector dalam HD
1 sectors normalnya menyimpan 512 byte informasi 
hd7.jpg 
Bahan Pembuat Hardisk 
Saat ini hd dibuat dengan teknologi material media magnetik disebut thin film.Lebih rapat, masa pakainya, kecil, ringan dari bahan oxide 
hd10.jpg
Mekanisme Kerja Hard Disk
Proses baca tulis dilakukan oleh lengan hd dengan media Fisik magnetikHead hardisk melakukan konversi bits ke pulse magnetik dan menyimpannya ke dalam platters, dan mengembalikan data jika proses pembacaan dilakukan Hard disk memiliki “Hard platter” yang berfungsi untuk menyimpan medan magnet.Pada dasarnya cara kerja hard disk adalah dengan menggunakan teknik perekaman medan magnet. Cara kerja teknik magnet tersebut memanfaatkan Iron oxide (FeO) atau karat dari besi, Ferric oxide (Fe2O3) atau oxida lain dari besi. 2 oxida tersebut adalah zat yang bersifatferromagnetic , yaitu jika didekatkan ke medan magnet maka akan ditarik secara permanen oleh zat tersebut.

Referensi Dari 
https://dedenthea.wordpress.com/2007/08/14/mengenal-teknologi-hard-disk/

Teknologi Processor AMD

Sejarah Prosesor AMD

Advanced Micro Devices (AMD) adalah produsen terbesar kedua di dunia mikroprosesor, setelah Intel. Pada 2010, AMD memiliki 12,1 persen pasar mikroprosesor global, dibandingkan dengan Intel 80,6 persen, menurut perusahaan yang melakukan riset yaitu perusahaan iSupply. Selama bertahun-tahun, AMD telah dikenal untuk membuat beberapa terobosan teknologi utama dalam pengembangan prosesor untuk komputer milik pribadi, berbagai jenis workstation, dan server.

Latar belakang

AMD didirikan pada tahun 1969 lebih tepatnya lagi di daerah Sunnyvale, kota California. Setahun kemudian, perusahaan memperkenalkan perangkat proprietary pertama, Am2501 logika counter, yang sangat sukses. Perusahaan yang memiliki jilukan go public pada tahun 1972. sepuluh tahun kemudian tepatnya tahun 1982, AMD menandatangani sebuah perjanjian dengan Intel untuk melayani sebagai produsen sumber kedua Intel untuk prosesor IBM komputer pribadi, namun Intel kemudian membatalkan perjanjian. Selama ini, AMD mengembangkan prosesor pertama, AMD 8086, yang identik dengan model Intel. 8086 memiliki clock rate sederhana hingga 10 MHz, sebagian kecil dari kecepatan prosesor modern. AMD terus mengembangkan prosesor yang lebih rendah dalam alternatif harga dibanding produk Intel.

K5 dan K6

Sejarah Prosesor AMD

Sejarah Prosesor AMD


Pada tahun 1995, AMD memperkenalkan mikroprosesor pertama yang dirancang secara independen, di : AMD-K5. K5 didasarkan pada arsitektur x86 yang dikembangkan oleh Intel, yang telah menjadi standar dominan untuk mikroprosesor. K5 juga teknologi yang lebih maju daripada prosesor Pentium saingan Intel, yang menawarkan clock speed 100 MHz mengesankan. Dua tahun kemudian, AMD mengembangkan mikroprosesor AMD K6-yang diposisikan sebagai berkinerja tinggi, murah alternatif untuk prosesor Intel Pentium II, membantu untuk mendorong harga komputer pribadi di bawah $ 1.000. AMD terus menyempurnakan K6 dengan versi baru, termasuk K6-III, yang dirilis pada tahun 1999, yang menawarkan clock speed hingga 450 MHz dan memori maksimum 4.096 MB.

Athlon

Sejarah Prosesor AMD


Pada tahun 1999, AMD memperkenalkan prosesor Athlon, prosesor generasi ketujuh. Pada saat itu, Athlon adalah prosesor tercepat di pasar dengan menggunakan teknologi x86, menawarkan kecepatan clock hingga 1 GHz. Bahkan, Athlon adalah prosesor pertama untuk menerobos hambatan gigahertz untuk clock speed, dan melakukannya hanya beberapa hari sebelum 1 GHz prosesor Intel Pentium III diperkenalkan. Athlon front-side bus - yang pada dasarnya merupakan jalur antara prosesor dan memori dan merupakan faktor penentu utama bagi kecepatan pemrosesan - dinilai pada 100 MHz.

Sempron

Sejarah Prosesor AMD

Secara historis, AMD telah mengembangkan produk-produk sebagai alternatif biaya rendah untuk Intel - dan ini lagi benar pada tahun 2004, ketika AMD memperkenalkan keluarga prosesor anggaran, awalnya disebut Duron tetapi kemudian dicap sebagai Sempron. Sempron lebih lambat dan memiliki memori cache kurang dari Athlon yang lebih tinggi-end, dan dirancang untuk bersaing dengan Intel Celeron, yang dirancang untuk anggaran PC.

Phenom

Sejarah Prosesor AMD

Pada tahun 2007, AMD diganti nama merek Athlon untuk prosesor high-end dengan Phenom. Pada 2010, AMD terus strategi biaya rendah dengan Intel, menawarkan enam-core, prosesor 1090T 3,2 GHz sebesar $ 295, secara signifikan kurang dari $ 885 daftar harga Intel untuk Core i7 enam-core, 3,2 GHz 970 prosesor.

Referensi dari 
http://www.nanangrizkywijaya.xyz/2015/04/sejarah-prosesor-amd.html

Teknologi Processor Intel Pentium

1. Intel Pentium I

Pentium I adalah generasi kelima dari arsitektur prosesor mikro x86 buatan Intel Corporation, yang desainnya dibuat oleh Vinod Dham. Pentium merupakan penerus dari jajaran prosesor 486, dan mulai dijual ke pasaran pertama kali pada tanggal 22 Maret 1993. Nama asli (kode) Pentium adalah 80586 atau i586, untuk mengikuti penamaan generasi sebelumnya.
Pentium I merupakan prosesor pertama dari Intel yang menggunakan arsitektur superskalar, sehingga walaupun Pentium merupakan prosesor yang bersifat CISC, Pentium dapat bekerja seperti layaknya prosesor RISC, meskipun pada saat itu belum ada aplikasi yang mampu mengutilisasinya.

Revisi

Intel beberapa kali melakukan revisi prosesor Pentium miliknya, yakni dikarenakan ada kesalahan dalam operasi pembagian terhadap bilangan floating point yang tenar dengan sebutan Floating Point Division Bug. Selain karena kesalahan tersebut, Intel juga pernah merevisi Pentium karena ada masalah pada panas dan penurunan tegangan, serta pengubahan proses manufaktur prosesor.
Prosesor Pentium Generasi Pertama
Prosesor Pentium generasi pertama, yang memiliki nama kode i586, P5, atau 80586 memiliki kecepatan 60 MHz dan 66 MHz. Prosesor ini dipaketkan pada paket Pin-Grid Array 273-pin yang ditancapkan pada Socket-4. Prosesor ini dibangun dengan menggunakan teknik manufaktur Bipolar CMOS 800 nanometer. Karena ada 3100000 tabung vakum di dalamnya (sekarang digantikan fungsinya oleh transistor yang berukuran sepermiliar meter), prosesor ini pun terlihat bongsor karena untuk menetralisir panas yang dihasilkan diperlukan komponen tambahan. Akibatnya, prosesor ini hanya tersedia sebentar saja di pasaran. Prosesor ini pun menggunakan tegangan operasi yang sangat besar 5 volt, yang menyebabkannya ia boros daya (hingga 16 Watt), dan tentunya panas yang berlebih.
Prosesor Pentium Generasi Kedua
Sadar atas kelemahan Pentium generasi pertama, Intel pun merevisi Pentium dengan meluncurkan Pentium generasi selanjutnya (yang memiliki nama kode P54C), pada tanggal 7 Maret 1994. Prosesor baru ini diperkenalkan pada frekuensi 90 MHz, 75 MHz, 100 MHz. Selanjutnya dirilis pula seri dengan kecepatan 120 MHz, 133 MHz, 150 MHz, 166 MHz, dan yang tercepat 200 MHz. Berbeda dengan prosesor Pentium Generasi awal, prosesor ini dibangun dengan menggunakan teknologi manufaktur Bipolar CMOS 600 nanometer, mengikuti beberapa saingannya dari Motorola dan IBM. Versi yang lebih baru (120 MHz ke atas) bahkan dibuat dengan menggunakan teknologi manufaktur 350 nanometer, sehingga dapat menampung 3300000 transistor. Dengan menggunakan teknologi manufaktur yang lebih canggih, Pentium pun lebih ramping dan lebih hemat daya (frekuensi 200 MHz hanya memakan 15.5 Watt).
Prosesor ini dipaketkan dengan menggunakan paket Staggered Pin-Grid Array (SPGA) 296-pin yang tentu saja tidak kompatibel dengan prosesor generasi sebelumnya. Satu-satunya cara yang digunakan oleh pengguna untuk melakukan upgrading dari prosesor generasi pertama ke generasi kedua adalah dengan melakukan penggantian motherboard.

Pentium MMX

Generasi ketiga dari prosesor Pentium adalah Pentium MMX (yang memiliki nama kode P55C) yang dirilis pada tahun 1997. Intel memasukkan tambahan 57 instruksi MMX baru ke dalam prosesor, tanpa melakukan perombakan terhadap desain. karena modul MMX hanya ditambahkan begitu saja ke dalam rancangan Pentium tanpa rancang ulang, Intel terpaksa membuat unit MMX dan FPU melakukan sharing, dalam arti saat FPU aktif MMX non-aktif, dan sebaliknya. Sehingga Pentium MMX dalam mode MMX tidak kompatibel dengan Pentium. Prosesor ini tersedia dalam frekuensi kecepatan/bus 166MHz/66MHz, 200MHz/66MHz, dan 233/66MHz. Selain ditujukan untuk prosesor desktop, prosesor ini juga tersedia untuk prosesor mobile, yang bekerja pada frekuensi 266MHz/66MHz. Ukuran Cache pun ditingkatkan pada prosesor ini: Pentium MMX memiliki 16 KB Data cache yang bersifat write-back (yang pada versi Pentium sebelumnya hanya terdapat 8 KB). Chip prosesor Pentium MMX diproduksi dengan menggunakan teknik manufaktur Bipolar CMOS 350 nanometer, dan tegangan yang digunakannya adalah 2.8 Volt. Prosesor untuk komputer portabel (yang dibangun dengan teknologi 250 nanometer) yang begitu membutuhkan penghematan daya bahkan hanya membutuhkan 1.8 Volt.
Lagi-lagi, Intel mengganti dudukan prosesor ke socket baru, Socket-7 321-pin, yang memiliki fitur pengatur voltase secara otomatis (Automatic Voltage Regulator Module). Untuk menggunakan prosesor ini, akhirnya pengguna dipaksa lagi untuk mengganti motherboard-nya.ok
2. Intel Pentium II
Pentium II mengacu pada merek Intel Microarchitecture generasi keenam ( “Intel P6”) dan x86-kompatibel mikroprosesor diperkenalkan pada 7 Mei 1997. Mengandung 7,5 juta transistor, Pentium II menampilkan versi perbaikan dari generasi P6 pertama inti dari Pentium Pro, yang berisi 5,5 juta transistor. Namun, dengan L2 cache subsistem adalah downgrade bila dibandingkan dengan Pentium Pro. Pada awal 1999, Pentium II digantikan oleh Pentium III.
Pada tahun 1998, Intel Pentium II dekat dengan keluarga yang merilis Pentium II Celeron berbasis garis prosesor untuk low-end workstation dan Pentium II Xeon baris untuk server dan workstation high-end. Celeron iniditandai dengan dikurangi atau dihilangkan (dalam beberapa kasus ada tetapi cacat) kecepatan penuh L2 cache dan 66 MT / s FSB. The Xeon ini ditandai oleh serangkaian penuh kecepatan L2 cache (dari 512 KB ke 2048 KB), 100 MT / s FSB, antarmuka fisik yang berbeda (Slot 2), dan dukungan untuk multiprocessing simetris.
Mikroprosesor Pentium II sebagian besar didasarkan pada mikroarsitektur dari pendahulunya, Pentium Pro, namun dengan beberapa perbaikan yang signifikan.
Tidak seperti sebelumnya, Pentium dan Pentium Pro, Pentium II CPU ini dikemas dalam sebuah slot berbasis modul daripada soket CPU. Prosesor dan komponen terkait dibawa pada daughterboard mirip dengan papan ekspansi yang khas dalam cartridge plastik. Seorang tetap atau dilepas heatsink dilakukan di satu sisi, kadang-kadang menggunakan kipas sendiri.
Paket yang lebih besar ini adalah suatu kompromi yang memungkinkan Intel untuk memisahkan cache sekunder dari prosesor, namun tetap menyimpannya di dekat gabungan side bus. L2 cache yang setengah berlari di clock frekuensi prosesor, tidak seperti Pentium Pro, yang tetap L2 cache yang bekerja pada frekuensi yang sama seperti prosesor. Namun, ukuran cache yang paling kecil telah meningkat menjadi 512 KB dari 256 KB pada Pentium Pro. Off-paket cache Pentium Pro memecahkan hasil yang rendah, sehingga memungkinkan Intel untuk memperkenalkan Pentium II pada tingkat harga arus utama. pengaturan ini juga memungkinkan Intel untuk mudah memvariasikan jumlah L2 cache, sehingga memungkinkan untuk sasaran segmen pasar yang berbeda dengan lebih murah atau lebih mahal prosesor dan tingkat kinerja yang menyertainya.
3. Intel Pentium III
Pentium III mengacu pada merek Intel 32-bit x86 desktop dan mobile berdasarkan mikroprosesor generasi keenam mikroarsitektur Intel P6 diperkenalkan pada 26 Februari 1999. Merek prosesor awal yang sangat mirip dengan Pentium II awal-merek mikroprosesor. Perbedaan yang paling menonjol adalah penambahan set instruksi SSE (untuk mempercepat floating point dan paralel perhitungan), dan pengenalan nomor seri yang kontroversial tertanam dalam chip selama proses manufaktur.
Mirip dengan Pentium II, Pentium III juga disertai oleh merek Celeron-end yang lebih rendah versinya, dan Xeon untuk high-end (server dan workstation) derivatif. Pentium III akhirnya digantikan oleh Pentium 4, tetapi inti Tualatin juga menjabat sebagai dasar untuk Pentium M CPU, yang digunakan banyak ide dari mikroarsitektur Intel P6. Selanjutnya, itu adalah AM mikroarsitektur dari merek Pentium M CPU, dan bukan ditemukan NetBurst prosesor Pentium 4, yang membentuk dasar bagi energi Intel Core mikroarsitektur Intel efisien dari merek CPU Core 2, Pentium Dual-Core, Celeron (Core) , dan Xeon.
Pertama kali varian Pentium III adalah Katmai (kode produk Intel 80525). Ini adalah perkembangan lebih lanjut dari Deschutes Pentium II. Satu-satunya perbedaan adalah unit pelaksanaan penambahan dan modifikasi decode dan mengeluarkan instruksi logika untuk mendukung SSE; serta meningkatkan L1 cache controller – yang L2 cache controller yang tersisa tidak berubah, karena itu akan benar-benar dirancang ulang untuk Coppermine toh – yang bertanggung jawab atas perbaikan kinerja minor atas “Deschutes” Pentium Iis. Pertama kali dirilis pada kecepatan 450 dan 500 MHz. Dua versi yang dirilis: 550 MHz pada 17 Mei 1999 dan 600 MHz pada 2 Agustus 1999. On September 27, 1999 Intel merilis 533B dan 600B berjalan pada 533 & 600 MHz masing-masing. The ‘B’ suffix menunjukkan bahwa ini menggunakan 133 MHz FSB, bukannya 100 MHz FSB dari model-model sebelumnya.
4. Intel Pentium IV
Pentium 4 merek mengacu pada garis Intel single-core mainstream dan high-end desktop dan laptop central processing unit (CPU) diperkenalkan pada tanggal 20 November 2000 [1] (8 Agustus 2008 adalah tanggal pengiriman terakhir Pentium 4s [ 2]). Mereka memiliki generasi ke-7 mikroarsitektur, yang disebut NetBurst, yang merupakan perusahaan pertama semua-desain baru sejak tahun 1995, ketika mikroarsitektur Intel P6 dari CPU Pentium Pro telah diperkenalkan. NetBurst berbeda dari sebelumnya Intel P6 (Pentium III, II, dll) dengan menampilkan instruksi yang sangat dalam pipa untuk mencapai kecepatan clock yang sangat tinggi [3] (hingga 3,8 GHz) hanya dibatasi oleh TDPs mencapai hingga 115 W di 3.4 GHz -3,8 GHz dan Prescotts Prescott 2M core [4] (TDP tinggi memerlukan pendinginan tambahan yang dapat Exclusif atau mahal). Pada tahun 2004, awal 32-bit x86 set instruksi dari Pentium 4 diperluas oleh mikroprosesor 64-bit x86-64 set.
Pertama Pentium 4 core, dengan nama kode Willamette, yang absen dari 1.3 GHz hingga 2 GHz dan prosesor Willamette pertama dirilis pada November 20, 2000 menggunakan Socket 423. Terkenal dengan diperkenalkannya Pentium 4 adalah 400 MHz FSB. Ini sebenarnya beroperasi pada 100 MHz tapi FSB adalah quad-dipompa, yang berarti bahwa kecepatan transfer maksimum adalah empat kali lipat dari bus biasa, sehingga dianggap untuk dijalankan pada 400 MHz. AMD Athlon dipompa ganda FSB berlari pada 200 MHz atau 266 MHz pada waktu itu.
Pentium 4 CPU memperkenalkan SSE2, dalam basis Prescott Pentium 4s, SSE3 set instruksi untuk mempercepat perhitungan, transaksi, media pengolahan, grafis 3D, dan permainan. Menampilkan versi Hyper-Threading Technology (htt), sebuah fitur untuk membuat satu CPU fisik bekerja sebagai dua logis dan virtual CPU. Intel juga memasarkan versi low-end mereka Celeron prosesor berdasarkan mikroarsitektur NetBurst (sering disebut Celeron 4), dan high-end derivatif, Xeon, yang ditujukan untuk server dan workstation multiprosesor. Pada tahun 2005, Pentium 4 ini dilengkapi dengan Pentium D dan Pentium Extreme Edition dual-core CPU.
Pentium 4 mempunyai penyebar panas terpadu (IHS) yang mencegah kerusakan yang dapat rusak saat mount dan solusi pendinginan unmounting. Sebelum IHS, shim CPU kadang-kadang digunakan oleh orang dengan kekhawatiran tentang kerusakan inti. Overclocker kadang-kadang mengeluarkan IHS pada Socket 423 dan Socket 478 chip untuk memungkinkan perpindahan panas yang lebih langsung. Namun, pada prosesor menggunakan Socket LGA 775 (Socket T) antarmuka, yang IHS langsung disolder (s), yang berarti bahwa IHS tidak dapat dengan mudah iangkat.

Referensi dari 
https://dunovteck.wordpress.com/2010/01/19/intel-pentium/

10 Alat Canggih di 2016

Ini 10 Alat Canggih di 2016: Mobil Pintar Sampai Hololens

Selasa, 29 Desember 2015 | 21:49 WIB
Ini 10 Alat Canggih di 2016: Mobil Pintar Sampai Hololens
(ki-ka) Joe Belfiore, Alex Kipman dan Terry Myerson berpose saat menggunakan kaca mata "Hololens" saat mendemontrasikannya di acara Windows 10 di markas besar Microsoft, Redmond, 21 Januari 2015. HoloLens dapat bekerja secara independen, artinya ia tidak membutuhkan PC, smartphone, tablet, atau perangkat tambahan lainnya. AP/Elaine Thompson
TEMPO.CO, Jakarta - Tak bisa disangkal teknologi canggih berkembang terus seiring kemajuan zaman. Inovasi dari ilmuwan menambah daftar panjang teknologi baru tersebut. Sepanjang 2015 saja, ada ratusan teknologi dan perangkat elektronik canggih yang diciptakan. Efisiensi menjadi alasan orang memakainya.

Bagaimana tahun depan? Tentunya persaingan akan semakin ketat, mengingat penggunaan teknologi menjadi sebuah prestise tersendiri.

Berikut 10 teknologi dan alat canggih yang akan diprediksi akan naik daun pada tahun 2016. Daftar di bawah ini dikumpulkan dari berbagai laman situs teknologi dan sains terkemuka dunia, seperti Live Science, Science Daily, Mashable, dan Popular Science.

1. Mobil Pintar
Mobil "tanpa sopir" ini mulai menjadi populer menjelang akhir 2015. Produsen teknologi besar seperti Google dan Apple mulai berlomba mengembangkan teknologi smart car yang rencananya tak akan dilengkapi dengan kemudi manual ini. Saat ini, pengembangan mobil pintar sedang mencapai tahap pengujian keamanan.

Sistem operasinya berbekal navigasi semacam Google Maps dan aplikasi peta lainnya. Kita hanya perlu menyebutkan tujuan, mobil pun akan berjalan sendiri ke tempat tujuan. Smart car tampaknya akan menjadi salah satu tren teknologi tahun mendatang.



2. Motion Sensor
Beberapa vendor teknologi saat ini mulai mengembangkan teknologi motion sensor. Yakni, sistem teknologi berbasiskan gerak tubuh manusia. Artinya, kita bisa menyalakan televisi, ponsel pintar, ataupun pendingin ruangan tanpa menyentuh benda-benda tersebut. Sistem teknologi ini mulanya hanya muncul di film-film dan bacaan bergenre science fiction.

3. Robot
Perkembangan teknologi robot sepanjang 2015 mencapai tahap yang luar biasa. Asimo, robot ciptaan Honda, misalnya. Robot ini sudah bisa bergerak sendiri, khususnya pada bagian tangan dan jari, serta dapat berbicara layaknya manusia. Asimo bergerak berdasarkan sistem pengenalan suara. Ke depan, banyak pakar yang memprediksi robot akan bisa menjadi pelayan pribadi manusia.

4. Virtual Reality
Teknologi virtual reality adalah teknologi yang dikembangkan khusus untuk dunia game. Jadi para pengguna akan dapat merasakan langsung keseruan dalam bermain game favorit.Teknologi ini sendiri sudah mulai dipasarkan di Amerika Serikat dan sekitarnya. Tahun depan, teknologi ini dikabarkan akan masuk ke negara-negara Asia Tenggara.

5. Hololens
Sepanjang tahun 2015, Microsoft sedang mengembangkan teknologi hololens. Teknologi ini adalah kebalikan dari virtual reality. Kalau virtual reality akan membawa kita ke dunia imajinasi, sementara hololens akan membaya imajinasi ke dunia nyata. Dengan memakai perangkat seperti kacamata, segala sesuatu akan tampil di hadapan kita dalam bentuk hologram.

Kita dapat melihat semua benda melayang di udara. Bahkan, kita bisa menonton film tanpa perangkat pemutar film. Anda hanya perlu duduk manis menggunakan perangkat hololens dan layar akan tampil di hadapan kita secara hologram.

6. Mesin Cetak 3D Canggih Nan Murah
Tahun 2015, teknologi mesin cetak 3D memang sudah mulai dipasarkan. Hanya, harganya masih sangat mahal dan kurang terjangkau bagi semua kalangan. Pemasarannya juga terbatas di beberapa negara saja. Itulah mengapa pada 2016 banyak pengembang teknologi mesin cetak 3D akan membuat produk yang lebih terjangkau, baik secara pemasaran maupun harga.

7. Fast Charging
Kegiatan isi ulang baterai ponsel dianggap sebagai hal yang menghabiskan waktu. Sebab, seringkali memakan waktu yang cukup lama. Sepanjang 2015, teknologi isi ulang baterai dengan cepat sedang dikembangkan. Teknologi ini memungkinkan baterai ponsel pintar kita terisi penuh hanya dalam belasan menit saja.

8. Be My Eyes di Android
Be My Eyes adalah aplikasi untuk membantu orang yang buta agar dapat "melihat" sekitarnya. Cara kerjanya menggunakan kamera yang dioperasikan dengan perintah suara. Apabila seorang tunanetra ingin mencari barang, misalnya, ia hanya butuh mengatakan apa yang ada di depannya sambil mengaktifkan aplikasi ini. Aplikasi ini akan otomatis "melihat" yang ada di depannya dan memberitahukannya melalui suara.

Pada 2015 aplikasi ini baru keluar dikeluarkan untuk Apple. Tapi vendor yang mengeluarkan Be My Eyes menyatakan akan menyediakan aplikasi tersebut di Android pada 2016.

9. Kirim Uang Tinggak Klik
Dengan adanya e-banking, tahun depan tampaknya sistem transaksi manusia sudah mulai berkurang. Tak sampai dua menit kita dapat melakukan transfer ataupun menerima uang dengan mudah. Pada 2016, bukan tak mungkin sistem aplikasi berbagi uang kian marak diciptakan. Snapcash, misalnya, yang rencananya akan rilis tahun mendatang.

10. Aplikasi Canggih Ponsel Pintar
Gojek, SayTaxi, Grabbike, dan Uber adalah beberapa contoh kemudahan transportasi angkutan umum lewat ponsel pintar. Bukan tak mungkin pada 2016 akan kian bermunculan aplikasi semacamnya. Bahkan, banyak pakar teknologi yang memprediksi semua aspek kehidupan akan dihubungkan melalui aplikasi ponsel pintar.